Senin, 22 Desember 2008

Ke Mana Perginya Tanggung Jawab!

Apa yang ingin dibuktikan? Tanggungjawab! 

Persis 8 hari lalu (tepatnya Senin 15 Desember) di Surabaya terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Pohon-pohon menari-nari diterpa kuatnya angin. Beberapa ranting tak kuat bertahan dari induknya. Jatuh berserakan di jalan. Membuat jalan semakin banyak halangan memperparah kemacetan yang sudah ada, karena banjir. 

Namun ada peristiwa yang luar biasa. Angin kencang itu menumbangkan billboard di depan lahan hotel JW Marriot. Tumbangnya billboard JW Marriot ternyata menghunjam nyawa seorang pengendara sepeda motor. Ikut terbawa aksi maut ini 3 orang pengendara motor luka berat. Mereka diam menunggu ancaman maut billboard karena waktu itu jalan macet. 

Billboard yang ditenggerkan dari rangka besi tentu saja bukan tandingan rangka tulang manusia. Tentunya berat luar biasa. Namun ternyata kedalaman pondasi billboard ini cuma 1 meter (bahkan dari teman-teman media, saya dapat info cuma setengah meter). Kesalahan ini ternyata ditambah matinya ijin billboad tersebut selama 5 bulan sejak Juli lalu.

Kejadian yang jelas-jelas melanggar semua aturan ini, sampai detik ini tidak ada yang bertanggung jawab. Atau seharusnya yang bertanggung jawab. Padahal sudah jatuh korban 1 nyawa manusia. Semuanya saling lempar tanggung jawab dan menuding sana-sini.

Peristiwa lain hampir sama. Billboard yang berbentuk LCD terbakar Jumat kemarin (19/12). Padahal lokasinya melintang di atas jalan. Billboard ini dipasang di jembatan penyeberangan. Meski tak memakan korban, beberapa pengendara trauma melewati jalan itu. Lagi-lagi di sini semua diam. Tak ada tindakan yang diambil, siapa yang seharusnya bertanggung jawab. Padahal dampak kerugiannya sudah jelas. Macet. Terlebih kejadiannya di jalan protokol utama Surabaya, jalan Basuki Rakhmat seperti jalan Sudirman di Jakarta.

Yang lebih parah ambrolnya jembatan. Kejadiannya lebih lama dari tumbangnya billboard JW Marriot. Ambruknya jembatan, yang dibangun melintas sungai Kalidami ini, memakan korban lebih banyak. Tiga nyawa. Bahkan dua harus diambil secara susah payah. 

Padahal jelas-jelas ada pelanggaran di sini. Besi rangka yang seharusnya ditanam berdiameter cuma 19 (mm?). Padahal seharusnya menurut bestek adalah 25 (mm?). Pekerjanya sendiri sampai heran, kok tidak seperti biasanya. 

Dan sampai detik ini pun tidak jelas siapa yang bertanggung jawab. Bahkan di awalnya pihak yang berwenang membangun jembatan ini tidak jelas. Pemkot Surabaya menuding Pemprop Jatim. Pemprop Jatim melempar ke pemkot Surabaya. Bikin jengkel. Masak tak tahu siapa yang berwenang membangun jembatan ini, wong memakan biaya rakyat Jatim dan Indonesia (APBN) milyaran rupiah.

Demikian murahkah harga nyawa Indonesia? Di luar negeri jelas sudah ada pejabat yang mundur karena bertanggung jawab. Dan pasti ada yang kena dampak hukumnya. Di sini sampai beberapa hari tidak jelas siapa yang seharusnya bertanggung jawab. 

Apakah karena orang Indonesia adalah bangsa pemaaf? Yang selalu memaklumi semua kejadian, terlebih karena akibat alam. Ataukah bangsa Indonesia adalah bangsa pelupa? Diamkan saja. Bikin bingung dulu dengan melempar tanggung jawab dan penjelasaan 'mbulet', bersamaan berlalunya waktu pastilah lupa dengan kejadian ini. 

(Makanya saya tulis tentang hal ini. Saya mungkin saja juga lupa. Tapi dengan dimuatnya di internet ini akan jadi kajian bagi penerus bangsa kelak. Ceiilee).

Kalau memang tidak ada yang bertanggung jawab (siapa yang mau dipenjara?), seharusnya pihak penegak hukum melakukan penelusuran terhadap hal ini (Gampang kok). Nantinya pasti ketahuan yang bertanggung jawab. Entah besar atau kecil.

Misal di peristiwa tumbangnya billboard JW Marriot itu. Siapakah yang telah menandatangani ijinnya? Tidak adakah yang salah misalnya lokasi terlalu dekat dengan jalan. Atau siapakah yang bertanggung jawab terhadap masalah billboard ini termasuk pengawasannya? Bagaimana mungkin billboard yang sudah mati ijinnya masih bertengger dengan manisnya. Siapakah pemborongnya yang sampai tega hanya menanam sedalam 1 mater? Dan apakah pemilik billboard mengetahui semua ini? Semuanya jelas. Tapi kenapa kok tidak terdengar di publik ada tindakan hukum kepada mereka?

Apakah mereka tak peduli dengan nyawa yang sudah jadi tumbal? Apakah perlu menunggu pengadilan yang sejati di akhirat kelak? Apakah mereka tak takut kalau anak, orang tua, saudara, teman bisa mengalami nasib seperti itu? Apakah mereka tak tahu ada balasan cepat atau lambat, langsung atau tidak langsung ke mereka bahkan mungkin lebih parah. 

Hukum karma maksudmu? Apakah warga Indonesia selalu diberi pilihan keputusan seperti ini. Hukum karma atau pengadilan sejati. Dimanakan sejatinya para pemerintahan kita (penyelenggara negara, penegak hukum dan pengadilan)?

Entahlah.

Global Warming

Pernyataan di bawah berikut ini mungkin akan membuat kita tersentak sekaligus terbelalak. Ia berbunyi: “Pernyataan pemanasan global itu sungguh nyata cuma omong kosong. Pernyataan itu diulang-ulang oleh para aktivis guna meyakinkan sekaligus menakut-nakuti publik bahwa iklim akan berubah menjadi malapetaka, dan aktivitas manusialah penyebab utamanya.” Kalimat itu diucapkan senator AS dari Partai Republik, James Inhofe, yang juga merupakan Ketua Environment and Public Works Committee Senat AS, setahun lalu. 

Pernyataan itu diperkuat lagi dengan pernyataan Direktur NASA Michael Griffin dalam wawancara dengan sebuah radio lokal di AS belum lama ini, yang menunjukkan keraguan sang direktur bahwa pemanasan global adalah tantangan terbesar yang harus diatasi manusia. Dalam wawancara tersebut, salah satu petikan pernyataan Griffin yang kemudian banyak dikutip adalah, “Iklim bumi saat ini adalah iklim yang terbaik yang pernah kita punyai.”

Benarkah pemanasan global sungguh-sungguh merupakan akibat dari ulah manusia yang terlalu rakus mengeksploitasi bumi dan ceroboh menjaga keseimbangan alam? Apakah pemanasan global dan perubahan iklim adalah hal terpenting yang harus diatasi manusia?

Inhofe memaparkan beragam fakta dan kutipan yang mendukung argumennya. Menurutnya, media memainkan peranan penting dalam menggelorakan isu yang tidak benar ini. Ia pun mengungkapkan penelusurannya terhadap laporan beberapa media terkemuka seperti Newsweek, Majalah Time, Harian New York Times, Chicago Tribune, dan juga Jurnal Science News. Didapatinya, media-media tersebut pada era tahun 1900-an justru melaporkan kekhawatiran akan datangnya abad es, bukan pemanasan atau melelehnya es. Hingga periode 1920-1930-an sampai menjelang akhir tahun 1970-an, media-media terkemuka di AS itu masih sangat gencar memberitakan dan melaporkan bahaya perubahan bumi menjadi bola es.

Ia pun melecehkan Protokol Kyoto, sebuah protokol yang ditandatangani oleh sebagian besar negara di kolong bumi ini guna mengurangi emisi gas-gas pembentuk rumah kaca di mana AS menolak menandatanganinya, sebagai kesepakatan dan solusi yang tidak ada artinya dalam rangka mengurangi emisi gas-gas berbahaya ke atmosfir bumi. Menurutnya, cara paling efektif untuk mengurangi gas-gas tersebut adalah penggunaan alat pembersih gas dan teknologi yang lebih efisien untuk menekan gas tersebut bertebaran ke angkasa.

Namun pernyataan Inhofe berbau politis itu tak menyurutkan gerakan global di seluruh dunia bahwa ancaman pemanasan bumi sungguh-sungguh nyata dan harus diperangi dari sekarang oleh semua pihak. Inhofe, politisi dari Partai Republik, sebagaimana halnya Presiden AS George W. Bush yang juga dari Partai Republik, jelas tidak mau kepentingan mereka terusik terusik gara-gara harus menekan emisi gas rumah kaca yang di AS sebagian besar dihasilkan dari pembangkit listrik berenergi fosil (BBM, batubara). 

Tak hanya Inhofe dan Bush yang bersikap “bebal” terhadap perubahan iklim. Lebih dari 17 ribu ilmuwan -- dua ribu lebih di antaranya adalah fisikawan, geofisikawan, ahli iklim, ahli meteorologi, dan pakar lingkungan- menandatangani petisi yang diedarkan oleh Oregon Institut of Science and Medicine di AS. Salah satu kalimat dalam petisi itu menyatakan, “Tidak ada bukti-bukti ilmiah bahwa pelepasan gas karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan gas-gas rumah kaca lainnya yang mengakibatkan pemanasan akut terhadap temperatur bumi dan kerusakan pada iklim bumi.”

Terlepas dari kenyataan dan pernyataan politik yang diungkapkan di atas, fakta-fakta berikut ini berbicara jauh lebih kuat dan nyata, memperlihatkan ke mana arah perubahan iklim di bumi ini akan menuju dan bermuara. 

Fakta-fakta

Kita mulai dari yang jauh dengan kita, Laut Arktik. Lautan ini sebagian besar dikenali sebagai samudera es. Ilmuwan yang mengamati perubahan pada lautan es ini mencatat terjadinya peningkatan panas dua kali lebih cepat dibandingkan pemanasan di tingkat global. Sejak tahun 1980, samudera es yang terletak Arktik yang berada di wilayah Eropa telah mencair antara 20-30 persen.

Masih di Eropa, pegunungan Alpens yang tadinya sebagian besar diselubungi salju mengalami kemerosotan deposit salju yang parah. Delapan dari sembilan area gletser/glacier menunjukkan derajat kerusakan yang signifikan dan dalam kurun waktu satu abad sudah kehilangan sepertiga dari wilayah es.

Tidak hanya di Eropa, seluruh dataran tinggi di dunia yang selama ini dikenal memiliki puncak gunung es juga lumer. Salju di puncak gunung tertinggi di Afrika, Kilimanjaro, setiap bulannya meleleh tak kurang dari 300 meter kubik. Gunung yang terletak di Tanzania ini menderita kebotakan salju parah bilamana membandingkan foto udara yang diambil pada tahun 1974, 1990, dan 2001. Dalam periode satu abad pengamatan, salju di puncak gunung itu meleleh hingga mencapai 82%. Bila salju tak lagi betah hinggap di puncak gunung itu, nama gunung itu boleh jadi harus diubah, karena Kilimanjaro dalam bahasa setempat berarti gunung yang putih atau gunung yang bercahaya.

Mari beralih ke kawasan yang melahirkan banyak seniman bola, Amerika Selatan. Salju di negeri-negeri seperti berdataran tinggi seperti Argentina, Peru, Chili juga menurun drastis. Pegunungan Andes, salah satu surga salju di dunia, mengalami pelelehan salju ke arah puncak gunung yang sangat signifikan. Antara tahun 1963 hingga 1978, salju mencair rata-rata 4 meter per tahun, dan sejak tahun 1995 hingga sekarang, pelelehan salju mencapai kecepatan 30,1 meter per tahun di seluruh kawasan yang mengandung glacier. Sementara di Venezuela, negeri penghasil Miss World terbanyak, dari 6 glacier yang dimiliki negeri tersebut pada tahun 1972, kini hanya tersisa dua lagi, dan akan hilang paling lambat 10 tahun sejak sekarang. 

Konsekuensi dari melelehnya salju adalah meningkatnya permukaan air laut, pertama-tama di kawasan tersebut. Di negeri bola Brasil, garis pantai yang hilang menjadi lautan rata-rata berkisar 1,8 meter per tahun pada kurun waktu antara 1915 hingga 1950 dan meningkat menjadi 2,4 meter per tahun pada kurun waktu sepuluh tahun antara 1985-1995.

Apa yang terjadi di Asia, juga di Indonesia, akibat pemanasan global? Sama dengan yang terjadi di benua lain, salju-salju di dataran tinggi Asia mengalami pelelehan yang drastis sekaligus dramatis. Himalaya, gunung tertinggi di dunia yang menjadi kantong air beku di “atap langit” terus kehilangan saljunya secara konsisten. Glacier-glacier di Pegunungan Himalaya yang tersebar di negara-negara seperti India, Tibet, Bhutan, China, terdegradasi dengan amat cepat. Tujuh sungai besar di Asia yang bermata air dari Himalaya yakni Gangga, Indus, Brahmaputra, Mekong, Thanlwin, Yangtze, dan Sungai Kuning terancam eksistensinya yang berakibat pada ratusan juta umat manusia di kawasan sepanjang aliran sungai-sungai itu.

Tak hanya di kawasan Asia Selatan, salju di Asia Tengah yang juga terus lenyap satu per satu. Itu terjadi pula di Puncak Jaya, Papua, satu-satunya daerah pegunungan tinggi di Indonesia yang memiliki salju. Bila foto udara pada tahun 1972 memperlihatkan puncak gunung yang hampir seluruhnya diselimuti salju, sekarang puncak gunung itu hanyalah berisi bebatuan dan pepohonan belaka. Artinya, tidak ada lagi salju di sana.

Pelelehan es yang diungkap di atas baru merupakan sebagian dari yang sebenarnya terjadi. Berdasarkan laporan terakhir Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) terakhir yang dirilis tahun 2007 ini, 30 salju di pegunungan di seluruh dunia kehilangan ketebalan hingga lebih dari setengah meter hingga tahun 2005 saja. Dua tahun yang terakhir belum masuk dalam laporan tersebut.

Konsekuensi dan Risiko

Karena energi bersifat kekal, salju-salju tadi dengan sendirinya tidak hilang dan hanya berubah bentuk. Ibarat es yang ada dalam sebuah gelas, ketika ia terkena panas dan mencair, volume air itu tidak berkurang atau bertambah, melainkan hanya berubah. Maka, konsekuensi pertama dari meningkatnya suhu bumi yang melelehkan salju dan deposit-deposit air tadi adalah kian bertambahnya air di permukaan bumi. Peningkatan tersebut dapat dideteksi di seluruh penjuru bumi dan dibuktikan melalui sejumlah foto udara yang membandingkan suatu kawasan pada puluhan tahun silam dengan kondisi kontemporer. 

Namun, konsekuensi meningkatnya suhu bumi tidaklah sesederhana itu. Perubahan-perubahan ekologis yang terjadi pada lingkungan di mana manusia dan makhluk hidup lainnya hidup membawa dampak yang mengerikan bagi umat manusia. Hukum fisika menyatakan, angin bergerak dari tempat yang dingin ke tempat yang lebih panas. Nah, perbedaan temperatur suatu kawasan dengan kawasan lain yang sangat ekstrem pada waktu bersamaan telah memicu munculnya angin topan, badai, dan tornado menjadi lebih sering dibandingkan beberapa tahun silam. Negara-negara di kawasan Amerika Utara, Tengah, Selatan dan Karibia, Eropa, juga Asia Selatan dan Timur sudah merasakan dampak yang ditimbulkan dari topan badai ini. Topan yang memiliki nama-nama nan indah menerpa warga di seluruh bumi secara memilukan dan sekaligus mematikan.

Arus pergerakan air tidak hanya membawa musibah banjir bandang, tetapi juga disertai tanah longsor akibat penggundulan hutan yang berlangsung setiap menit. Dalam waktu bersamaan, belahan dunia yang satu terancam kekeringan dan kebakaran, tempat lainnya dilanda topan badai, banjir dan tanah longsor yang menyengsarakan ratusan juta umat manusia.

Konsekuensi di Tingkat Lokal
Kekeringan di daerah Gunung Kidul misalnya, mungkin saja sudah menjadi fakta jamak yang berlangsung setiap tahun dan sudah sejak puluhan tahun hal itu terjadi. Akan tetapi, kesulitan air yang dialami oleh warga di lereng Gunung Merapi lima tahun terakhir ini misalnya, tentu sebuah fakta baru yang menunjukkan betapa air makin sulit didapat. 

Kesulitan para petani sayuran di lereng Gunung Merbabu misalnya, juga sesuatu yang masih terdengar asing. Grojogan Sewu memang masih menumpahkan airnya. Tetapi dibandingkan lima belas tahun silam misalnya, grojogan itu sekarang telah berubah menjadi tak lebih dari pancuran. Beberapa puluh tahun yang akan datang, boleh jadi ia tinggal menjadi tetesan saja.

Itu baru dari sisi kelangkaan air. Dari sisi perubahan iklim, semua kota dan wilayah di Indonesia menjadi korbannya. Di Jawa bagian tengah misalnya, Kaliurang di Jogjakarta, Tawangmangu di Karanganyar, atau Bandungan di Semarang, sekarang bukan lagi didatangi wisatawan karena udaranya yang sejuk dan dingin, tetapi karena kelatahan dan cap yang terlanjut melekat sebagai daerah wisata. Itu saja. Dahulu, di daerah-daerah tersebut kabut dingin senantiasa turun setiap pagi sepanjang tahun. Sekarang, ia hanya bisa dijumpai beberapa kali sepanjang tahun, itupun sangat tergantung dari musim.

Di Puncak Jaya, Papua, salju tidak lagi hinggap di puncaknya sejak beberapa tahun silam. Ini menandai era berakhirnya eksistensi satu-satunya kawasan bersalju di Indonesia. Dan ini sekaligus membuktikan, bahwa bumi yang makin panas bukanlah fakta gombal melainkan kenyataan aktual.  

Ironisnya, dalam situasi udara yang makin panas, orang lalu mencari cara untuk mendinginkannya, tetapi hanya untuk diri mereka sendiri. Pendingin udara adalah pilihan pragmatis untuk ini, tetapi alat inipun hanya bisa dijangkau oleh lapisan masyarakat golongan menengah ke atas. Masyarakat miskin jelas tak bisa mengelak dari kegerahan. 

Ironisnya, penggunaan pendingin udara yang makin masif dan intensif pada sebagian besar rumah tangga di perkotaan secara akumulatif justru mendorong terciptanya bumi yang makin panas akibat gas-gas yang dihasilkan oleh pendingin udara tersebut tidak ramah lingkungan. Sudah begitu, penggunaan pendingin udara yang intensif itu juga memicu meningkatnya kebutuhan listrik yang terus membesar –yang lagi-lagi ironisnya— sementara listrik tersebut diproduksi dengan menggunakan bahan bakar fosil yang tak ramah terhadap lingkungan dan memberi kontribusi terbesar pada pemanasan secara global.

Lingkaran setan ini jelas menggiring masyarakat yang paling miskin dan tak memiliki akses terhadap sumber daya ekonomi yang memadai menjadi korban. Jumlah masyarakat yang kian tersisih dari lingkaran ini niscaya akan terus membesar karena perseteruan dan kata sepakat tentang upaya kongkret memerangi perubahan iklim ini mengalami kebuntuan yang akut.

Rabu, 17 Desember 2008

Refreshing Dulu ya..

Refreshing 01

Aku sudah dua bulan putus dengan pacarku, selama itu pulalah aku tidak dijamah pria. Malam mimggu ini aku sendiri lagi. Kuputuskan untuk main ke sekretariat Mapala di kampusku yang biasanya ada yang menunggu 24 jam. Aku bukan anggota, tapi kenal beberapa orang. Disana sepi, hanya ada Mas Putra yang tengah asyik nonton TV. Setelah saling menyapa, kami menonton sambil mengobrol. 

“Kok nggak ngapelin Mbak Rosa, Mas..?” tanyaku.
“Nggak, lagi boring ketemu dia terus.”
“Lo kok..? Kan pacar..?”
“Iya sih, tapi lagi pengen ganti suasana aja.”
“Dia nggak marah nih, nggak ngapel..?”
“Nggak, kita lagi berantem kok!”
“Napa..?”
“Rahasia dong.”
“Paling urusan sex.” kataku asal tebak.
“Lo, kok tau..?” tanyanya heran.
“Tau dong..,” jawabku, padahal aku hanya iseng saja asal tebak.

Jangan heran, kalau mengobrol soal sex dengan anak-anak Mapala ini sudah biasa, pada ‘bocor’ dan ‘kocak’ semua.
“Emang napa sih, dia nggak bisa muasin yah..?” tanyaku sambil tertawa terbahak-bahak.
Mas Putra melotot. “Nggak juga, dia malah nggak bisa ngapa-ngapain, kalo dicium diem aja, kalo udah mo ngebuka bajunya, dia langsung berontak.” kulihat sorot mata kesal.
“O, gitu..”
“Lagian, payudaranya kecil banget..!” katanya.
Aku tertawa lagi. “Impas kan, punya Mas juga kecil,”
“Enak aja, mau liat..?!” tantangnya.

Aku tertawa, walaupun ingin juga. Sebenarnya aku naksir tubuhnya saja, atletis, kulit coklat, dada bidang. Dia paling suka panjat tebing, dan aku sudah pernah melihat dia mandi di pantai. Cool.
“Boleh..,” tantangku balik.
“Oke, tapi kamu juga tunjukin payudara kamu, gimana..? Kan impas.”
Aku terdiam sejenak. Tapi aku berpikir, why not, tidak ada ruginya.
“Oke,” jawabku, “Mas duluan ok..!”

Dia menatapku tajam sambil berlutut, membuka reslueting celana jeans-nya pelan hingga terlihat CD yang membalut penisnya yang sudah menegang.
“Sekarang kamu..!” perintahnya.
“Lo kok..?” kataku bingung.
“Satu persatu, biar fair..,”
“Oke.”

Aku membuka sweater cardiganku yang melapisi tank top yang kupakai. Tanpa kata-kata dia menurunkan jeans-nya sebatas lutut. Aku membalas dengan menaikkan tank top-ku sebatas leher hingga memperlihatkan payudaraku yang dibalut bra. Mas Putra tidak langsung membuka CD-nya, tapi malah mengelus-elus penisnya yang menegang. Aku benar-benar terangsang dan membalas mengelus-elus payudaraku. Pelan dia menurunkan CD-nya, memperlihatkan kepala penisnya yang coklat, kemudian batangnya yang lumayan besar untuk ukuran orang Indonesia. Aku tidak kuasa menahan dengusan nafasku, begitu juga dengan Mas Putra. Aku menaikkan bra-ku pelan yang memperlihatkan payudaraku berputing merah dan kenyal.

Sejenak kami berpandangan, masing-masing tangan memegang payudara dan penis. Tanpa dikomando, Mas Putra perlahan mendekat, aku diam saja. Kepalanya dicondongkan ke arah payudaraku. Tangannya memegang bahuku pelan. Kemudian dia mengecup payudaraku pelan, mengulum. Aku menggelinjang pelan. Tanganku meremas kepalanya. Tangan dan bibirnya makin binal, mengecup dan mengulum payudaraku, meremas sebelahnya. Mendadak aku sadar kalau ini di sekretariat, banyak orang bisa berdatangan kapan saja. Aku melepaskan cumbuannya, dia memandangku.

“Jangan disini..!” bisikku. Dia mengerti.
“Kamu naik ke lantai 5 perpustakaan, nanti aku menyusul..” perintahnya.
Aku membenahi baju dan beranjak menuju perpustakaan yang tidak jauh dari situ. Di atas aku menunggu 5 menit sampai Mas Putra menyusul dengan membawa sleeping bag 3 buah. Hmm, mungkin biar empuk, pikirku. Dia langsung menggelar sleeping bag jadi tumpuk 3. Aku tetap berdiri sampai dia mendekat. Kami berangkulan pelan. Saling mengulum bibir. Tangan saling menggerayangi. Kutatap matanya tajam sambil tanganku membuka kancing kemejanya satu persatu.

Kuelus dadanya yang bidang sambil membuka kemeja lepas dari tubuhnya. Kuciumi dadanya, putingnya kukulum pelan, dia menggelinjang, mendesah. Kuciumi leher dan beralih ke bibirnya. Kemudian gantian dia yang menarik tank top-ku lepas dari tubuhku, dielusnya payudaraku yang dibalut bra sebelum meraih pengaitnya di belakang. Begitu terlepas, dia langsung mencumbu payudaraku, tangannya yang satu meremas payudaraku yang sebelah, yang satu lagi merogoh celana jeans yang kupakai, membuka kancing dan reslueting, kemudian mengelus-elus vaginaku yang dibalut CD. Aku mendesah pelan.

Cumbuannya makin turun, tangannya kemudian membuka jeans-ku, aku membantu dengan menaikkan kaki. Sambil berdiri, dia mencoba membuka celananya sendiri, aku langsung beranjak mundur dan memandang Mas Putra membuka jeans-nya. Mata kami saling bertatapan. Aku melihat dia membuka jeans-nya, menunduk, dan waktu berdiri aku benar-benar kagum dengan kejantanan tubuhnya yang macho.

Kami saling berangkulan lagi. Kali ini dia mengangkat tubuhku sambil menciumi bibirku. Aku memeluk bahunya. Direbahkannya tubuhku di sleeping bag yang digelar. Kemudian dia merangkulku pelan, saling berpagutan. Dia mencumbu leherku, terus turun ke payudara, meninggalkan cupangan disana. Tangannya aktif di vaginaku, kali ini tidak lagi di luar CD tapi sudah berada di dalam. Aku benar-benar menikmati elusannya. Klirotisku dimainkan dengan lembut, payudaraku dikulum pelan. Akhirnya dia menarik CD-ku, aku membantu dengan mengangkat pantat.

Pelan dia memainkan lidahnya di vaginaku, menjilat, mengulum, aku mendesah tidak karuan. Dia memelukku dan menarik tubuhku. Kami duduk berhadapan, kaki saling menyilang, saling memeluk, mengulum bibir, meremas payudara. Aku meraih penisnya dan mengelus-elus pelan, sambil dia mencumbu leher dan bibirku. Kutidurkan badannya, dan aku di atas. Kubuka CD-nya sedikit hingga penisnya kelihatan, aku mengarahkan vaginaku dan menggesek-gesekkannya disana, tanpa penetrasi, payudaraku diraihnya dan diremas-remas.

Aku duduk di atas pahanya, mengarahkan vaginaku di penisnya, kuraih penisnya dan menggosok-gosokkan kepalanya di vaginaku, memainkan klirotisku dengan penisnya. Aku takut untuk penetrasi karena masih perawan. Dengan begini saja aku sudah menikmati. Kupeluk tubuhnya dan terus menggesekkan vaginaku di penisnya. Kuciumi leher terus turun ke dada, pantatku terus bergoyang, sampai aku merasa tubuhku menegang dan akan mencapai klimaks. Mas Putra meraih payudaraku dan mendekapku sambil membalas goyanganku, aku menjerit tertahan waktu klimaks. Kupeluk Mas Putra dengan tubuh berkeringat dan lemas.

Dia bangun dan mendekapku sambil merebahkan tubuhku lagi. Pelan dia membuka CD-nya, kulihat penisya coklat menegang hebat. Dia memelukku pelan sambil mencumbu dan meremas. Tapi aku mencoba bangun dan menolak cumbuan MAs Putra. Dia mengalah, aku segera memunguti pakaianku dan memakainya segera. Aku memang egois. Tanpa basa basi aku langsung turun dan pulang ke kost.

Besoknya dia mengajakku jalan, kami pergi naik motor. Tanpa tujuan yang jelas, habis makan di KFC, Mas Putra mengarahkan motornya keluar kota, ke arah jalan Kaliurang, masuk ke daerah pakem yang lumayan jauh dari Yogya, aku baru kali ini ke daerah ini. Daerah ini lumayan dingin karena daerah dataran tinggi lereng merapi. Aku tidak membawa jaket. Karena kedinginan, aku memeluk Mas Putra agar mendapatkan kehangatan. Kurasakan payudaraku menempel di punggungnya.

Magrib kami sampai di kawasan wisata Mbebeng. Indah sekali dapat melihat siluet merapi dari sini, walaupun dingin menggigit. Sepi.., hanya ada kami berdua di bibir jurang. Tanpa segan aku memeluk Mas Putra untuk mencari kehangatan. Dia membalas merangkulku. Kemudian kami naik agak ke atas, tempat panggung yang sudah rusak karena tidak terawat sambil berangkulan. Pelan-pelan Mas Putra mulai mencium ubun-ubunku. Aku mendongak, dia langsung menyambar bibirku.

Hari sudah gelap, sehingga aman melakukannya di alam terbuka begini. Kami berciuman dengan panas, tangannya berkeliaran di payudaraku. Tanganku memeluk punggungnya. Begitu tiba di belakang panggung, Mas Putra memepetkan tubuhku di dinding dan mencumbuku habis-habisan, sepertinya dia ingin membalas perlakuanku kemarin. Baju kaosku direnggut dari kepala, begitu juga dengan bra. Pelan dicumbunya leher, turun ke payudara dan menaikkan rok yang kupakai. Tangannya meraba-raba vaginaku yang mulai basah. Tanpa komando, dia membuka sendiri kemejanya di depanku pelan-pelan, seolah mau merangsangku.

Dengan menatap mataku, dia melepas satu persatu kancing kemejanya sambil mengelus sendiri puting susunya. Perlahan tangannya turun ke pusar, terus membuka reslueting jeans pelan, merogoh ke dalam CD tanpa mengeluarkan penis. Jujur, aku benar-benar terangsang. Tapi aku masih ingin menikmati permainannya. Pelan dia menurunkan jeans-nya, tinggal CD yang menempel dengan siluet penis menyamping. Perlahan dia mendekat dan mencumbuku lagi, kali ini santai tidak menggebu-gebu lagi seperti tadi.

Aku menikmati setiap sentuhan, dan aku mengerang tanpa malu-malu. CD-ku dilepaskannya dengan mulut tanpa membuka rok yang hanya dinaikkan. Dia membuka CD-nya juga, penisnya tegak menjulang merangsang. Kembali kami saling berangkulan. Terasa denyutan penisnya di perutku. Perlahan dia menaikkan tubuhku ke atas batu, dan membuat tubuh kami sejajar. Terasa penisnya kini menempel di vaginaku sekarang. Hangat. Kali ini aku pasrah kalau dia mau penetrasi. Penisnya hanya digesek-gesekkan di vaginaku sambil mengulum bibirku.

Kemudian dia meraba vaginaku yang sudah basah. Ditatapnya mataku sambil memegang bahu. Kami saling bertatapan lama. Perlahan tangannya mengarahkan penis ke vagianku. Aku memeluk punggungnya sambil terus bertatapan. Kubantu penisnya mencari lubang vaginaku, dia memeluk bahuku, mencium pelan bibirku, dan begitu merasa sudah pas, dia menekan pelan penisnya ke vaginaku. Pelan kepala penisnya terasa menyeruak masuk, aku meremas punggungnya. Terasa nyeri.

Dia menghentikan gerakannya sejenak. Mencumbu bibirku lagi, mengelus punggung dan mencium kupingku. Aku agak tenang, kemudian pelan dia kembali menekan penisnya lebih dalam, aku menggigit bibir, dia menatapku waktu memasukkan lagi penisnya pelan-pelan. Aku mendongak dan menjerit tertahan. Dia berhenti setelah semua penisnya masuk dan mencumbu leherku yang mendongak, aku masih merasa nyeri. Mas Putra mendiamkan penisnya di vaginaku, sementara kami mulai bercumbu lagi.

Setelah aku tenang lagi, pelan dia mulai menggoyangkan pantatnya. Pelan-pelan penisnya keluar masuk di vaginaku. Aku mulai menerima rasa sensasi yang belum pernah kurasakan sebelumnya. Gerakan pelan mulai berubah menjadi gerakan liar, kocokan penisnya di vaginaku semakin kencang, aku semakin bergairah, mengerang, menggigit. Kakiku yang kanan mengait di pinggang Mas Putra dibantu tangannya, sementara tanganku memeluk punggungya.

Waktu aku mau klimaks, aku menghentikan goyangan, dan Mas Putra mengerti dan menghentikan kocokannya juga. Kami bercumbu sebentar, menenangkan diri dengan penis tetap menancap di vagina. Aku menawarkan untuk ganti posisi dan Mas Putra menyetujui. Kami sepakat mencoba doggie style. Aku langsung menungging di atas rumput, dan Mas Putra berlutut segera memasukkan penisnya dan mulai mengocok, terasa sensai yang lain lagi. Aku mengerang bebas dan Mas Putra merangkulku dari belakang meremas payudara sambil terus mengocok.

Agak lama aku klimaks, malah gantian Mas Putra yang mau klimaks, tubuhnya menegang dan meracau. Aktifitas langsung berhenti. Kali ini aku aktif mencumbunya, kami duduk berhadapan, kakinya menjulur lurus, aku duduk di atasnya memasukkan vagina ke penis, mengoyang-goyang pelan, akhirnya di merebahkan dirinya di atas rumput. Aku makin leluasa mengocok penisnya di vaginaku. Terasa penetrasi lebih dalam dan dinding vaginaku terasa geli dan nikmat.

Sebelum klimaks, lagi-lagi kami ganti posisi, Mas Putra gantian menindihku dengan gaya konvensional. Kocokannya benar-benar bernafsu dan cepat, aku menggelinjang geli dan membalas setiap gerakan Mas Putra. Kami saling mengerang, menjerit tertahan dengan nafas mendengus sampai tubuhku menegang akan mencapai klimaks. Mas Putra tidak perduli, terus mengocok penisnya, aku menjerit pelan begitu klimaks, memeluk Mas Putra lemas yang terus menggenjot sampai dia pun klimaks. Kami saling berangkulan di atas rumput, tersenyum dengan peluh membanjiri tubuh. Setelah berpakaian kami segera pulang.

Selasa, 16 Desember 2008

mitos Rokok

Mitos tentang Merokok

Suatu hari di tempat praktek ada seorang pasien berkata, “Dok, saya mencari obat untuk berhenti merokok. Saya sudah kecanduan banget. Ngga bisa berhenti nih!” Hmm, andai saja ada pabrik obat yang menjual “Obat berhenti merokok” dan orang benar-benar bisa berhenti merokok karenanya.

Merokok merupakan masalah klasik yang sudah lama menghiasi kehidupan manusia. Meski rata-rata perokok sudah mengetahui bahwa rokok dapat menyebabkan penyakit jantung, impotensi, kanker dan lain-lain -seperti yang tertulis pada setiap akhir iklan rokok (walaupun hanya sesaat), namun kenyataannya orang masih saja merokok. Ironisnya, akibat yang ditimbulkan bukan hanya bagi mereka yang menghisapnya, perokok pasif juga harus menanggung beban ini. Ada banyak alasan yang digunakan perokok ketika disarankan untuk berhenti. Dan alasan-alasan tersebut kini menjadi mitos yang harus dipatahkan! Nah, berikut adalah mitos-mitos seputar rokok:

Mitos 1: Dengan merokok saya terlihat macho/sexy
Tepatnya, pabrik rokok mengharapkan anda berpikir seperti itu. Mungkin awalnya memang iya, tapi tunggu saja. Merokok dapat menimbulkan kulit keriput dan gigi kuning. Merokok juga berkontribusi pada osteoporosis atau pengeroposan tulang. Kalau sudah begitu, tubuh tidak lagi tegap. Dan yang lebih penting, merokok dapat menyebabkan impotensi. Apa itu yang namanya macho/sexy?

Mitos 2: Berhenti merokok bisa membuat saya gemuk
Bertambanya berat badan banyak dialami orang yang mencoba berhenti merokok. Hal ini terjadi karena kebiasaan menghisap rokok kini berganti dengan makan. Namun dengan merencanakan diit gizi yang sehat dan meningkatkan aktivitas akan membantu kita memecahkan masalah ini. Bahkan, dengan olahraga, tidak hanya masalah berat badan saja yang dapat diatasi, namun stamina dan kapasitas paru yang hilang ketika merokok juga dapat dikembalikan.

Mitos 3: Saya akan berhenti ketika saya hamil
Mungkin akan lebih sulit untuk hamil bila anda merokok karena merokok adalah penyebab mayor dari infertilitas. Wanita yang merokok memiliki resiko keguguran dan komplikasi selama kehamilan yang meningkat.

Mitos 4: Merokok tidak melukai orang lain selain diri sendiri
Salah! Bila merokok di sekitar orang lain, anda telah menyakit mereka terutama yang memiliki asma, penyakit jantung, alergi atau anak-anak. Perokok pasif juga mempunyai resiko yang meningkat seperti pada perokok aktif.

Mitos 5: Saya masih muda, saya akan berhenti merokok beberapa tahun lagi
Hampir semua perokok aktif mulai merokok ketika masih muda. Dan kebanyakan dari mereka berharap dapat berhenti beberapa tahun kemudian. Namun kebanyakan masih merokok setelah lima tahun ke depan.

Mitos 6: Hanya satu rokok sehari kok
Merokok tidaklah aman sekalipun hanya 1 rokok dalam sehari. Setiap rokok mengandung sekitar 1 sampai 2 miligram nikotin yang dapat mencapai otak setelah 10 detik dihirup. Segera setelah tiupan pertama adrenalin akan sibuk meningkatkan tekanan darah, denyut jantung dan nafas anda.

Mitos 7: Rokok saya “light”, jadi ya ga masalah
Munurut Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat, rokok “light” memiliki kandungan yang sama dengan rokok pada umumnya, termasuk lead, ammonia, benzene, DDT, gas butane, carbon monoxide, arsenic dan polonium 210.

Mitos 8: Kanker Payudara adalah kanker pembunuh nomor 1 pada wanita
Tet tot! Yang benar adalah kanker paru. Meningkatnya angka kematian akibat kanker paru berhubungan langsung dengan meningkatnya rate dari merokok. Merokok juga merupakan resiko mayor pada penyakit jantung, si pembunuh nomor satu.

Mitos 9: Merokok dapat memperbaiki mood
Beberapa orang percaya rokok dapat menambah semangat, namun itu dapat menurunkan moodmu. Jika anda sedang down atau depresi, rokok dapat menempatkan anda pada resiko yang lebih tinggi untuk depresi, hiperaktivitas, dan attention deficit disorder. Seperti pada penelitian terbaru disebutkan, remaja yang merokok memiliki resiko 4 kali yang lebih besar untuk mengalami depresi dari remaja yang tidak merokok.

Mitos 10: Mengunyah tembakau adalah aman karena tidak melalui inhalasi
Bukan hanya kanker paru yang dapat membunuh. Mereka yang mengunyah tembakau memiliki resiko untuk kanker pada rongga mulut, yang dapat mengenai lidah, bibir dan gusi. Seperti pada merokok, lebih cepat berhenti lebih besar kesempatan anda untuk meloloskan diri dari penyakit-penyakit tersebut.

7 Tips Sehat Minum Kopi

7 Tips Sehat Minum Kopi

Bagiku, teman terbaik ngeblog di pagi hari adalah kopi. Pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi -red) sering aku menanyakan tentang kebiasaan mereka minum kopi. Bukan hal yang mengejutkan kalau pada kenyataannya mereka rata-rata minum 5 cangkir kopi sehari! Lalu aku pun menyarankan mereka untuk meninggalkan kebiasaan minum kopi, padahal kopi dari Indonesia memiliki cita rasa yang tinggi dan digemari di seluruh dunia. Rugi? Nah, sebelum bergabung dengan kelompok orang yang tidak boleh minum kopi dan hanya bisa menelan ludah melihat orang lain mengecup si hitam manis ini, ada baiknya kita ketahui “7 Tips Sehat Minum Kopi” berikut:

Blog and Coffee

1. Dosis
Memang belum ada ukuran yang pasti untuk dosis kopi yang boleh dikonsumsi orang. Namun kebanyakan penelitian mengungkapkan bahwa minum 300 mg caffeine (sekitar 1 sampai 3 cangkir kopi sehari) tidak memberikan efek negative pada kebanyakan orang sehat.


2. Sinyal Bahaya

Ketika mereguk kopi memang terasa nikmat, namun sering kali diikuti dengan sejuta rasa bersalah. Kenali sinyal bahaya kopi sehingga kita tahu kapan harus berhenti minum kopi. Sinyal bahaya itu antara lain: gelisah, jantung berdebar, gangguan tidur dan gangguan mood (mis: cepat marah). Seorang peminum kopi yang menghentikan kebiasaan minum kopinya dapat mengalami “caffeine withdrawal” yang ditandai oleh sakit kepala berdenyut, namun gejala ini akan hilang setelah 24-48 jam atau mendapat caffeine dosis baru.


3. Dengarkan Respon Tubuh

Setiap orang memiliki batasan sendiri mengenai konsumsi caffeine. Kebanyakan orang dapat mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari tanpa masalah. Namun ada pula yang mengalami efek buruknya dengan jumlah konsumsi kopi yang sama. Ada yang bercerita setelah minum secangkir kopi menjadi tak dapat tidur sepanjang malam, sebaliknya ada yang tertidur pulas setelah minum kopi. So, cara terbaik adalah dengarkan respon tubuh sendiri!

4. Kenali Kandungan Caffeine
Setelah mengetahui dosis dan respon tubuh, ada baiknya kita mengetahui kandungan caffeine dalam produk-produk yang sering kita konsumsi. Agar jangan sampai dosis kopi yang dianjurkan sudah tercapai, namun kita masih mengkonsumsi produk-produk lain yang mengandung caffeine sehingga merasakan efek buruk kopi. Beberapa produk lain yang perlu diperhatikan kandungan caffeine seperti misalnya : softdrink, permen kopi, teh, coklat, obat sakit kepala.

Cara pengolahan (roasting dan brewing) juga berpengaruh terhadap kandungan caffeine dalam kopi. Sebagai contoh, sebuah penelitian menunjukkan, secangkir kopi di Starbucks mengandung rata-rata 259 mg caffeine dibandingkan dengan kopi dengan jenis dan ukuran cangkir yang sama di Dunkin Donuts yang hanya mengandung 149 mg caffeine.

Dari penelitian lain, kopi decaf (kopi tanpa caffeine) baik untuk mereka yang mengalami obesitas karena dapat meningkatkan HDL (kolesterol “baik”) sekitar 50%. Sedangkan pada mereka yang tidak mengalami obesitas justru dapat menurunkan kolesterol HDL ini yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.


5. Coffee Mix

Lima milligram kalsium hilang untuk setiap 6 ons kopi yang dikonsumsi. Namun kehilangan kalsium ini dapat diatasi dengan menambahkan 2 sendok susu atau membuat espresso latte. Sedangkan campuran kopi dengan alkohol kurang baik terutama pada orang dengan gangguan hati dan campuran kopi dengan cream juga sebaiknya dihindari untuk mengurangi kalori yang berlebih. Caffeine juga berinteraksi dengan beberapa jenis obat. Bagi yang sedang mengkonsumsi obat, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Banyak yang beranggapan teman terbaik kopi adalah rokok. Eits, jangan salah. Seorang peminum kopi sejati tidak merokok! Rokok dapat mengurangi nikmatnya ngopi lho…


6. Kelompok Anti-Kopi

Kelompok berikut disarankan untuk menghindari kopi: wanita hamil, anak-anak, orang tua, orang dengan penyakit jantung dan pembuluh darah (mis: hipertensi). Nah, kalau sudah termasuk kelompok ini, lupakan kopi!


7. Check Up

Lakukan pemeriksaan berkala terhadap kesehatan, dalam hal ini adalah ukuran tekanan darah. Semakin dini hipertensi diketahui, akan semakin baik untuk penatalaksanaan selanjutnya. JNC VII mengklasifikasikan hipertensi sebagai berikut :

Klasifikasi

Sistolik (mmHg)


Diastolik (mmHg)

Normal

< 120

Dan

<80

Pre Hipertensi

120-139

Atau

80-89

Hipertensi stage 1

140-159

Atau

90-99

Hipertensi stage 2

> 160

Atau

> 100

Demikianlah “7 Tips Sehat Minum Kopi“. Bila keluhan berlanjut, hubungi dokter! ;)

Games

Game Call of Duty: World at War Seri Ke-lima Segera Dipasarkan

Pernahkah Anda membayangkan berada di tengah Perang Dunia II yang berkecamuk pada era 1940-an? Jika Anda pencinta video game, tentu tak perlu repot berimajinasi atau membayangkan apa yang terjadi.

Pasalnya, tak lama lagi akan diluncurkan game anyar bergenre first-person shooter yang akan membawa Anda ke tengah pertempuran yang terjadi ketika itu. Game itu adalah Call of Duty: World at War.

Sesuai dengan namanya, latar permainan digital ini tentu saja medan perang, khususnya Perang Dunia II. Pemain bisa berperan sebagai anggota pasukan marinir AS yang bertempur melawan pasukan Jepang di wilayah Pasifik atau sebagai pasukan Uni Soviet melawan pasukan Nazi Jerman.

Selain menenteng senjata, pemain bisa menggunakan kendaraan tempur, bahkan pesawat udara. Pemain juga seakan digiring masuk ke tempat-tempat yang menjadi medan pertempuran.

Lokasinya juga berbeda-beda, dari reruntuhan kota-kota yang hancur di Eropa barat hingga tanah kekuasaan kekaisaran Jepang. Menurut situs Games for Windows, "pemain akan terbenam dalam perang yang mengerikan."

Sejatinya, World at War ini adalah game kelima dari serial game Call of Duty. Dikembangkan oleh Treyarch dan diterbitkan oleh Activision, yang pada awal November juga akan meluncurkan serial game James Bond 007: Quantum of Solace.

Game ini dibuat untuk Microsoft Windows, konsol PlayStation 3, PlayStation 2, Nintendo Wii, Nintendo DS, dan Xbox 360. Versi betanya sendiri sudah diluncurkan untuk Xbox 360 pada bulan ini. Menurut jadwal, pemasaran World at War akan dimulai dari Amerika pada 11 November, disusul Australia pada 12 November dan Eropa pada 14 November.

Menurut Noah Heller, produser senior World at War, game kelima ini bakal menjadi seri terakhir Call of Duty. Pasalnya, "Kami telah menampilkan pertempuran final Perang Dunia II di Pasifik dan Eropa (dalam game itu-red), dan mari kita tutup perang itu," ujarnya.

Heller yakin perusahaan-perusahaan video game lain masih akan membuat seri tentang Perang Dunia II pada tahun-tahun mendatang. "Tapi kami senang telah membawa perang itu ke tempat tidur," katanya.

Ketimbang seri sebelumnya, game Call of Duty: World at War seri kelima ini lebih dewasa. Beberapa fitur baru juga diperkenalkan, seperti adegan berenang. Saat berada di air, pemain tidak dapat mempercepat gerakannya. Paling-paling hanya setengah kecepatan.

Call of Duty seri kelima ini juga lebih terbuka ketimbang sebelumnya. Pemain diberi lebih banyak alternatif "jalan" menuju sasaran. Game ini juga lebih kooperatif karena dapat untuk dimainkan oleh lebih dari empat orang, baik melalui layar terpisah maupun satu layar. Mirip dengan sistem yang dipakai di World at War seri 4.

Activision juga memastikan kendaraan yang digunakan juga bisa dioperasikan oleh beberapa pemain. Dalam game ini juga ada moda spesial, seperti karakter pasukan Nazi. Pemain harus berusaha sekuat tenaga untuk bertahan dari serbuan pasukan Nazi, yang sulit ditaklukkan.

Setiap pemain yang berhasil membunuh atau menaklukkan musuh akan mendapat poin. Poin inilah yang bisa "ditukar" dengan senjata, persediaan peluru, atau perpanjangan usia kubu pertahanan.

Mengusung engine Call of Duty 4: Modern Warfare, game ini akan mengantarkan efek sinematis dan visual ke level yang belum pernah ada sebelumnya. Detail karakter, pencahayaan, dan efek spesialnya mengagumkan. Seperti membenamkan kita ke dalam pertempuran yang mengerikan.
l Dimas | GAMESFORWINDOWS | TEAMXBOX | WIKIPEDIA | VOODOO EXTREME

Jum'at, 31 Oktober 2008 | 15:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pernahkah Anda membayangkan berada di tengah Perang Dunia II yang berkecamuk pada era 1940-an? Jika Anda pencinta video game, tentu tak perlu repot berimajinasi atau membayangkan apa yang terjadi.

Pasalnya, tak lama lagi akan diluncurkan game anyar bergenre first-person shooter yang akan membawa Anda ke tengah pertempuran yang terjadi ketika itu. Game itu adalah Call of Duty: World at War.

Sesuai dengan namanya, latar permainan digital ini tentu saja medan perang, khususnya Perang Dunia II. Pemain bisa berperan sebagai anggota pasukan marinir AS yang bertempur melawan pasukan Jepang di wilayah Pasifik atau sebagai pasukan Uni Soviet melawan pasukan Nazi Jerman.

Selain menenteng senjata, pemain bisa menggunakan kendaraan tempur, bahkan pesawat udara. Pemain juga seakan digiring masuk ke tempat-tempat yang menjadi medan pertempuran.

Lokasinya juga berbeda-beda, dari reruntuhan kota-kota yang hancur di Eropa barat hingga tanah kekuasaan kekaisaran Jepang. Menurut situs Games for Windows, "pemain akan terbenam dalam perang yang mengerikan."

Sejatinya, World at War ini adalah game kelima dari serial game Call of Duty. Dikembangkan oleh Treyarch dan diterbitkan oleh Activision, yang pada awal November juga akan meluncurkan serial game James Bond 007: Quantum of Solace.

Game ini dibuat untuk Microsoft Windows, konsol PlayStation 3, PlayStation 2, Nintendo Wii, Nintendo DS, dan Xbox 360. Versi betanya sendiri sudah diluncurkan untuk Xbox 360 pada bulan ini. Menurut jadwal, pemasaran World at War akan dimulai dari Amerika pada 11 November, disusul Australia pada 12 November dan Eropa pada 14 November.

Menurut Noah Heller, produser senior World at War, game kelima ini bakal menjadi seri terakhir Call of Duty. Pasalnya, "Kami telah menampilkan pertempuran final Perang Dunia II di Pasifik dan Eropa (dalam game itu-red), dan mari kita tutup perang itu," ujarnya.

Heller yakin perusahaan-perusahaan video game lain masih akan membuat seri tentang Perang Dunia II pada tahun-tahun mendatang. "Tapi kami senang telah membawa perang itu ke tempat tidur," katanya.

Ketimbang seri sebelumnya, game Call of Duty: World at War seri kelima ini lebih dewasa. Beberapa fitur baru juga diperkenalkan, seperti adegan berenang. Saat berada di air, pemain tidak dapat mempercepat gerakannya. Paling-paling hanya setengah kecepatan.

Call of Duty seri kelima ini juga lebih terbuka ketimbang sebelumnya. Pemain diberi lebih banyak alternatif "jalan" menuju sasaran. Game ini juga lebih kooperatif karena dapat untuk dimainkan oleh lebih dari empat orang, baik melalui layar terpisah maupun satu layar. Mirip dengan sistem yang dipakai di World at War seri 4.

Activision juga memastikan kendaraan yang digunakan juga bisa dioperasikan oleh beberapa pemain. Dalam game ini juga ada moda spesial, seperti karakter pasukan Nazi. Pemain harus berusaha sekuat tenaga untuk bertahan dari serbuan pasukan Nazi, yang sulit ditaklukkan.

Setiap pemain yang berhasil membunuh atau menaklukkan musuh akan mendapat poin. Poin inilah yang bisa "ditukar" dengan senjata, persediaan peluru, atau perpanjangan usia kubu pertahanan.

Mengusung engine Call of Duty 4: Modern Warfare, game ini akan mengantarkan efek sinematis dan visual ke level yang belum pernah ada sebelumnya. Detail karakter, pencahayaan, dan efek spesialnya mengagumkan. Seperti membenamkan kita ke dalam pertempuran yang mengerikan.

5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer

5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer

Bila dilakukan survey online, rasanya hampir sebagian besar blogger setuju bahwa komentar spam tidaklah menyenangkan. Namun nyatanya, masih ada saja komentar-komentar bergaya ala spammer yang muncul. Entah mereka tidak membayangkan apabila komentar seperti itu yang muncul di blog mereka atau tidak menyadari bahwa komentar mereka sebenarnya sudah menyerupai komentar spam. Tentu saja karena ini dilakukan secara manual dan menggunakan bahasa Indonesia, komentar seperti ini pun sering lolos dari jeratan Akismet.

Bila kita kembali menanyakan sebenarnya untuk apa kita berkomentar, tentu saja akan muncul berbagai macam alasan seperti karena artikelnya memang menarik, untuk berpartisipasi dan bersosialisasi, dan juga untuk mengenalkan blog kita pada orang lain (dengan harapan akan mendapatkan kunjungan balik).


Gambar. Contoh sebuah komentar ala spammer

Setelah beberapa bulan yang lalu saya memposting tentang “10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog“, ternyata respon yang saya rasanya cukup baik. Komentar-komentar yang masuk ke blog ini pun menjadi lebih berbobot. Setidaknya bukan lagi komentar satu baris yang ngga nyambung dengan artikel yang sering saya terima sebelumnya. Nah, kali ini saya ingin memperkenalkan “5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer”. Tujuan dari penulisan artikel ini tentu saja bukan mengajak blogger untuk menjadi spammer. Namun, dengan mengenali hal ini, berkomentar ala spammer dapat kita hindari.

Berikut adalah 5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer :

1. Gunakan Keyword sebagai pengganti nama

Sebagai seorang SEOers umumnya akan kurang setuju bila menggunakan keyword sebagai pengganti nama digolongkan sebagai berkomentar ala spammer. Apalagi saya baca beberapa master SEO menganjurkan cara ini sebagai cara yang cukup efektif.

Ok, mungkin dulu cara ini bisa dikatakan efektif. Tapi menurut saya saat ini sudah tidak lagi! Dulu, orang masih tertarik membaca nama yang cukup aneh di komentar lalu akan melakukan kunjungan. Namun semakin banyaknya orang yang melakukan cara-cara seperti ini malah membuatnya menjadi “MEMBOSANKAN”.

Sama halnya dengan analogi Seth Godin dengan sapi ungu-nya. Ketika pertama kali anda melihat seekor sapi ungu, tentunya anda akan takjub dan ingin melihatnya lebih dekat. Namun bayangkan jika kini ada ratusan atau ribuan… atau bahkan semua sapi di dunia berwarna ungu. Tentu sapi ungu akan menjadi biasa dan kembalik menjadi sapi yang membosankan bukan?

Saya ketika melihat komentar-komentar seperti ini sudah ilpil duluan, klo sudah ilpil bagaimana berharap agar dilakukan kunjungan balik?

2. Jangan menggunakan Avatar

Seorang spammer tidak akan rela merepotkan dirinya dengan membuat email sungguhan! Mereka umumnya menggunakan email asal-asalan. Sedangkan pengguna Avatar; dalam hal ini adalah Gravatar, perlu melakukan konfirmasi ketika mereka mendaftarkan email mereka di Gravatar.

Ingat, mendaftarkan email di Gravatar adalah cukup mudah; seorang spammer tidak akan merepotkan dirinya bahkan untuk hal yang mudah sekalipun! Jadi, saya sering menggunakan cara ini untuk menyaring komentar abu-abu yang tertangkap di Akismet. Bila memilik avatar, kemungkinan besar mereka bukanlah spammer.

3. Berkomentar satu baris dan universal

Berkomentarlah satu baris dengan kata-kata yang bersifat universal (ngga harus nyambung dengan artikel) sehingga anda akan mudah melakukan copy paste di semua artikel dalam suatu blog. Bahkan anda dapat juga melakukannya di blog-blog yang lain. Tentu saja harus perhatikan kata-kata umum yang mungkin tersaring oleh Akismet.

4. Promosi produk

Promosi produk adalah sebuah ciri khas spammer yang sulit untuk ditinggalkan. Apakah mereka promosi viagra, situs porno, situs yang menyedikan download gratis lagu-lagu Mp3 atau bahkan seperti pada gambar di atas. Nah bila anda ingin menjadi spammer sejati, lakukan hal ini.

5. Sisipkan daftar situs sebagai Signature

Sama halnya seperti cara nomor 1 di atas. Dulu, cara ini mungkin efektif untuk menaikkan traffic pengunjung ke website-website yang anda kelola. Namun cara seperti ini sudah sangat tidak efektif lagi. Namun seorang spammer masih saja melakukannya ;)

~o0o~

Nah, bila anda sudah melakukan cara-cara di atas, selamat… mungkin anda sudah layak mendapatkan gelar sebagai seorang spammer sejati. Namun sekali lagi… pilihan kembali pada anda. Aturan-aturan berkomentar sungguh bukan bermaksud untuk MEMBELENGGU kebebasan anda untuk berpendapat. Setidaknya kini saya dan anda sudah mengetahui bahwa berkomentar ala spammer tidak akan berhasil. So, don’t act like spammer plz!

About Me

About

FAISAL IQBAL (lahir 14 Oktober 1991 di Tasikmalaya), kerap dipanggil Faisal, sal, Iqbal, bal atau Isal.

BIOGRAFI SINGKAT

Faisal lahir dari pasangan H Asep Sudarman (ayah) dan Hj Enung Nurhayati (ibu). Kedua orangtuanya memberikan ia darah campuran Blanda dan Sunda. Ia merupakan anak kedua dari 5 bersaudara.

Secangkir Kopi PanasFaisal kecil tumbuh dan besar di Desa Kertahayu, sebuah daerah pegunungan di Kabupaten Ciamis Jabar. Desa Kertahayu terkenal dengan kebun kopinya dan diakui sebagai daerah penghasil kopi nomor 1 dan terbaik di Ciamis. Tak heran Faisal menjadi seorang coffeeholic. Faisal kecil juga sempat merasakan panasnya udara Banten karena ibunya yang seorang Guru sekaligus PNS ditugaskan di daerah Serang, Banten.

Selain sebagai daerah penghasil kopi no 1, Kertahayu juga terkenal dengan pemandangan yang indah. Hamparan sawah dengan teras seringnya dan petani yang bekerja membajak sawahnya membuat Faisal betah duduk berjam-jam untuk sekedar menuangkannya dalam selembar kertas gambar dengan bantuan kuas dan cat air. Kegemarannya akan melukis sempat membawanya ke perlombaan melukis di Porseni (Pekan Olah Raga dan Seni) walaupun hanya sampai pada tingkat Kabupaten.

Beranjak dewasa, Faisal hijrah ke Ciamis untuk mengenyam pendidikan di SMA terfavorit di Ciamis, SMA 1 Ciamis. Di sanalah dia berkenalan dengan komputer berlanjut pada internet dan dunia blog.

SEJARAH BLOG

Faisal memulai perjalanan blog-nya di tahun 2008, tepatnya tanggal 14 November 2008. Pertama kali diperkenalkan dengan dunia blog oleh Bpk Wawan Dermawan, Guru komputernya semasa SMA. Awalnya Faisal tidak begitu tertarik untuk ikutan membuat dan menulis blog, dia hanya menjadi pembaca saja. Mulai tertarik ngeblog setelah sering mampir ke blognya Cucan dan Vanda. Tulisan-tulisan Cucan dan design-design Vanda menggugahnya untuk ikutan terjun ke dunia blog.

Untuk tampil dengan ciri khas tertentu, Faisal menggunakan “Wujudkanlah Semua Mimpi” sebagai thema layout blognya. Setiap layoutnya selalu menampilkan Mimpi-mimpi umat manusia. Baginya mewujudkan mimpi semua orang adalah mulia, membuat semua yang ia kenal dapat mewujudkan mimpi-mimpinya, keiinginan ini Jujur dan apa adanya.

Pilihan hosting jatuh pada hosting gratisan paling populer saat itu, F2S. Setelah F2S memutus kontrak secara sepihak akhirnya Faisal numpang hosting di Green Tea milik seorang teman. Ketika jaman hosting gratisan berakhir, Faisal memutuskan untuk meregister domain. Berhubung waktu itu Faisal lagi getol-getolnya ngedesign, makan dia menggunakan nama dezain.org sebagai domain (2002). Namun dalam perjalanannya, hasrat untuk ngedesign ternyata naik turun, maka setelah dua bulan Faisal pun putus kontrak dengan dezain.org. Lalu pada tanggal 23 Desember 2008.

KOMUNITAS BLOG

Faisal merupakan anggota Bloggerian, salah satu komunitas Blog tertua di Indonesia. Dia ikut menyumbang ide dan tenaga untuk beberapa proyek Bloggerian seperti: Blogsports sebagai penulis, IndiWiki sebagai tukang edit dan Planet Bloggerian dengan buttonnya.

DI LUAR BLOG

Di luar blog Faisal adalah seorang Siswa yang bersekolah di SMAN 1 Ciamis. Mendapatkan sertifikat kelulusan di tahun 2005 dengan memperoleh nilai terbaik di SMPN 1 ciamis. Kemudian menuju sekolah terfavorit SMAN 1 Ciamis pada tahun 2007. Semasa SMA tergabung dalam KIR (Kelompok Ilmiah Remaja) dan menjadi Ketua MPK (Majelis Perwakilan Kelas). Saat ini Faisal masih melanjutkan pendidikan di SMAN (jurusan IPA) di SMAN 1 Ciamis, Ciamis.

HAL-HAL FAVORIT

JUVENTUS dan ITALY
Alessandro Del PieroFaisal menjadi seorang Juventini sejak mengikuti Serie A tahun 1997/1998. Kesetiaannya terhadap Juventus tetap tak berubah meski Juve sempat terdegradasi di tahun 2006/2007 karena kasus calciopoli. Alessandro Del Piero adalah pemain favoritnya di Juventus dan Del Piero adalah pemain yang pertama menyatakan masih setia membela Juventus meski terdegradasi di serie B. Baginya Del Piero adalah Juventus, dan Juventus adalah Del Piero.

Italy FIGCTim nasional Italy adalah tim jagoannya pada setiap event-event sepak bola yang melibatkan negara. Menjadi pendukung Italy sudah dilakoninya sejak World Cup 1998. Kesukaannya pada timnas Italy mungkin dapat dihubungkan dari beberapa sisi, pertama, faisal mempunya inspirasi besar dari cerita ayahnya ketika tahun 1982 dimana Italy menjadi juara World Cup. Kedua, saat Faisal kecil masih belum mengerti indahnya sepak bola sudah dia sudah dibelikan kostum pendukung Italy (padahal ayahnya bukan penggemar sepak bola). Puncak dari kegembiraan seorang pendukung timnas adalah ketika tim jagoannya menjadi juara World Cup. Setidaknya hal tersebut sudah dirasakan Faisal pada tahun 2006 lalu ketika Italy menjadi juara dunia dengan menaklukkan Prancis lewat drama adu pinalti.

FOTOGRAFI
Dunia fotografi baru digelutinya sejak tahun 2004. Dengan berbekal kamera semi-otomatis Canon AE-1 Programa (1982), kamera digital Panasonic FX7 (2004) dan sedikit pengetahuan menggunakan Photoshop, Faisal menyalurkan hobby fotografinya. Fotografinya beraliran Humanis, di mana lebih banyak yang menjadi object fotonya adalah manusia. Salah satu karyanya di fotografer.net adalah “Di Atas Jembatan Ampera” yang menggambarkan sibuknya aktivitas di bawah jembatan Ampera di pagi hari.

Daisaku IkedaDaisaku Ikeda adalah fotografer favoritnya. Pameran fotografinya yang terkenal adalah “Dialogue with Nature“. Bagi fotografer Jepang tersebut, memotret adalah “Struggle to capture the truth” - perjuangan untuk menangkap kebenaran. Ciri khas Daisaku Ikeda adalah dengan menyertakan puisi yang menginspirasi pada setiap karya-karyanya. Salah satu gaya memotret Daisaku Ikeda adalah dengan meletakkan kamera manual di depan dadanya bukan di depan matanya - begitu cara beliau untuk mengekspresikan diri memotret dengan hati.